Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFOSelamat Hari Ulang Tahun KORPRI Ke 45 Semoga Makin Jaya Selamat Datang di Website Sistem Informasi Administrasi Pembangunan (SIMDALBANG)

TRANSPARANSI REALISASI ANGGARAN APBN/APBD MELALUI SISMONTEPRA

Bookmark and Share
Jumat, 25 November 2016 - 00:55:23 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 697 » ARTIKEL PEMBANGUNAN

Penulis: Dudi Suryadi, SSTP, M.Si

Dalam rangka pengawasan atas realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada setiap Tahun Anggaran Berjalan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Presiden Joko Widodo pada 7 September 2015 telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2015 tentang Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBN dan APBD atau disebut TEPRA.

Pembentukan TEPRA merupakan tindaklanjut dari serah terima yang dilakukan oleh Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) masa pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Susilo Babang Yudohono.  Dari segi kepengurusan, TEPRA terdapat perubahan yang terbagi Tim Pengarah dengan Ketua Menteri Keuangan dan Tim Pelaksana dengan Ketua Wakil Menteri Keuangan,  begitu pun keanggotaan tim.

Tugas TEPRA sebagai berikut:

  1. Menerima, memonitor, mengevalasi, dan mengkonsolidasikan laporan realisasi anggaran dan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
  2. Memfasilitasi penyelesaian terhadap hambatan-hambatan yang terjadi dalam realisasi anggaran dan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
  3. Melaporkan secara berkala pada minggu kedua setiap bulannya kepada Presiden tentang realisasi anggaran dan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
  4. Membangun sistem pelaporan berbasis teknologi informasi yang sederhana, mudah diakses, handal dan tepat waktu; dan
  5. Mendorong pembentukan tim evaluasi dan pengawasan realisasi APBD di setiap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugasnya, TEPRA dapat:

  1. Meminta data, dokumen, dan/atau keterangan dari pejabat tertentu atau pihak lain yang terkait yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya berkaitan dengan pelaksanaan anggaran dan program pemerintah; dan
  2. Meminta masukan, bantuan, dan/atau melakukan konsultasi dengan tenaga ahli atau pihak lain yang dipandang perlu.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas TEPRA itu, Presiden melalui Keppres tersebut juga meminta para Menteri, pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Kapolri, Panglima TNI, pimpinan Sekretariat Lembaga Negara, Gubernur, dan Bupati/Walikota agar sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya menyiapkan dokumen dan data yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan pengawasan dan realisasi anggota program pemerintah, menyampaikan segala data dan dokumen yang diperlukan TEPRA, menentukan pejabat yang bertanggung jawab untuk melakukan pelaporan dan koordinasi dengan TEPRA, menyampaikan laporan perkembangan realisasi anggaran dan program pemerintah secara berkala di tiap minggunya setiap bulan kepada TEPRA, dan melaporkan hambatan-hambatan dalam meralisasikan APBN/APBD kepada TEPRA.

Secara teknis, pelaporan realisasi anggaran Kementerian, Lembaga/Instansi Pemerintah, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh masing-masing Pejabat Penghubung melalui aplikasi Sistem Informasi Monitoring Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (SISMONTEPRA) yang berada dibawah Kantor Staf Presiden.  Pelaporan tidak hanya realisasi anggaran tetapi juga realisasi fisik, dan realisasi pengadaan barang/jasa paket strategis  setiap  bulan dan dilaporkan paling lambat setiap tanggal 15. Berkaitan dengan pelaporan yang dilakukan oleh Pejabat Penghubung Pemerintah Propinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, sangat terbantu dengan pelaporan bulanan yang dilakukan oleh pegawai/admin PA/KPA.

hotforex indonesia

Dengan SISMONTEPRA, diharapkan pelaporan realisasi APBN/D dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan memegang teguh tranfaransi dan akuntabilitas. Semoga !

Berita & Artikel Lainnya